Membuang Sifat Kuper
Oleh: Murniasih
Di jaman yang sudah moderen kaya begini manusia kuper pasti
masih ada. Berasal dari manusia kuper penulis merasa perlu sekali untuk bisa
berbagi ilmu, tips dan pengalaman hidup untuk merubah sifat kuper. Kuper kalau
menurut bahasa gaulnya itu kurang pergaulan. Tidak punya teman, jarang
komunikasi dengan orang lain, kecuali keluarga, sahabat aja kadang tidak punya.
Tidak memiliki teman curhat sama sekali, sukanya mengurung diri di kamar. Saat
anak-anak yang lain pada ngumpul walau sekedar untuk ngobrol, dia orang yang
paling enggan untuk gabung. Bukannya sombong atau angkuh tapi kadang berakar dari
rasa malu, minder, dan tidak percaya diri menjadi faktor kekomplitan utama. Orang
kuper biasanya cuek, masa bodoh, elu-elu gue-gue. Asik sih tapi ko jadi kaya
manusia primitif. Seperti tidak sewajarnya menjalani hidup di dunia. Kalau
masih ada yang merasa menjadi manusia kuper, mari kita simak tips jitunya.
1. Keluar dari habitat asal.
Ini sebagai cara pelan merubah mind set orang-orang
di sekitar yang sudah menganggap kita manusia kuper, di tempat yang baru orang
lain tidak mengetahui sifat kita. Mulailah dengan hal yang baru menjadi manusia
percaya diri.
2. Banyak menyapa
Mungkin untuk awalan seseorang yang kuper akan sedikit
kesulitan melakukan hal ini, saat menyapa agak sedikit kaku, tips paling jitu
biasanya tebar senyuman. Tidak mungkin kan ada orang senyum tidak mau balas senyum,
di situlah akan ada ruang untuk kita bisa bertanya sekadar say hello,
"Apa kabar, dari mana?". Ketika kamu suka tersenyum kemudian menyapa
maka pandangan orang lain secara otomatis akan menggap kamu ramah, kemudian
kamu menjadi banyak teman dan tidak kuper lagi.
3. Jangan mudah tersinggung
Memang si, sifat sensitif seseorang itu sudah bawaan, tapi bisa
juga loh dirubah. Kadang karena faktor keluarga, tapi asal dilatih pelan-pelan bisa
ko buang sifat terlalu sensitif. Contoh setiap mendapatkan kritik berusaha
lapang dada, berfikir kalau dia yang sedang mengkritik kita sebenarnya sedang memperhatikan
kita dia sebenarnya sangat perduli dengan kita. Ambil positifnya, kamu pasti
bisa jadi manusia yang lebih baik. Karena tidak sedikit orang yang kuper akan
sangat mudah sekali tersinggung.
4. Banyak mengikuti Kegiatan
Seperti ikut dalam suatu keorganisasian, ketika ada aktivitas
rutinyang dijalankan, itu akan memudahkan kamu untuk bertemu dengan banyak
orang, kemudian menjadimu lebih banyak bicara dengan orang lain. Sedangkan setiap
komunitas pasti dituntut untuk bicara di depan banyak orang.
5. Raih prestasi
Tidak dipungkiri sebuah prestasi mampu menumbuhkan kepercayaan
diri. Ketika kita mampu menciptakan hasil dari sebuah usaha, kita akan dielu-elukan.
Ups tapi hati-hati jangan tumbuh sifat sombongnya, kamu menjadi banyak teman
dan banyak yang menyapa kamu menjadi tidak kuper lagi.
6. Menjadi manusia yang pandai bersyukur.
Setiap manusia pasti memiliki kelebihan satu paket dengan kekurangannya.
Karena manusia terlahir tidak ada yang sempurna di dunia ini. Jadikan kelebihanmu
untuk rasa percaya dirimu. Teliti kekuranganmu untuk menghandle dari prilaku
sombong agar pribadimu menjadi lebih hamble. Jangan terlalu berfokus pada
kelebihan orang lain karena kamu akan iri dan tidak bisa mensyukuri hidupmu
sendiri. Kita harus memahami setiap molekul yang Tuhan ciptakan dalam diri
manusia sudah sangat sempurna sesuai dengan fungsinya. Mungkin lebih tepatnya
menjadi manusia yang pandai bersyukur. Ketika kamu bersyukur kamu akan bisa
menjadi dirimu sendiri yang penuh percaya diri.
Penjelasan di atas semoga memberikan manfaat. Pergaulan luas lebih menambah wawasan, terasa lebih happy, bertambah pula rezeki tentunya.
Dari sebuah sumber yang pernah ada menyebutkan orang yang lebih banyak bergaul
dan berkumpul akan lebih awet muda. Siapa yang tidak mau tetap awet muda hayo. Cung
....? (*)